LEADERSHIP CAMP SMPK PENABUR JAKARTA

LEADERSHIP CAMP SMPK PENABUR JAKARTA

Pada hari Rabu, 25 Oktober sampai dengan Jumat, 27 Oktober 2017, SMPK PENABUR Jakarta mengadakan Leadership Lamp (LC) yang bertema “Generasi Pemimpin yang Melayani” . LC ini diikuti oleh seluruh penabur di daerah Jabodetabek dengan mengirim 5 orang pengurus aktif OSIS. Kebetulan, saya terpilih untuk mengikuti LC yang diadakan di Cisarua ini. Saya mengikuti kegiatan ini bersama 4 orang teman saya yaitu Agatha Samuel, Jordano Yehezkiel, Genoveva Ariel, dan Edita Carla. Kami ditemani wakasis sekolah kami yaitu Pak Samuel Ben Gurion.
Kami berkumpul di sekolah pada jam 6 pagi. Setelah itu kami langsung berangkat ke Cisarua, tepatnya di Villa AJ. Perjalanan kami kesana kurang lebih 90 menit. Sesampainya kami disana, kami langsung registrasi dan makan sarapan yang disediakan. Lalu kami langsung masuk ke dalam aula untuk mengikuti pembukaan LC. Pada hari pertama, kami mengikuti seminar-seminar yang dibawakan oleh orang-orang yang sudah sukses di bidangnya dan aktif di gereja, yaitu “Pemimpin yang Melayani” oleh pengurus BPK PENABUR Jakarta, “BEST” oleh Bu Etiwati, “Sahabat Anak” oleh Kak Vina Puspita, dan “Berbagi itu Indah” oleh Bu Lydia Ida Fatonah. Selain itu, kami juga pergi ke jembatan air yang dibangun dari uang yang BPK PENABUR kumpulkan 1-2 tahun lalu. Malam hari, kami dibagi menjadi kelompok bersama teman-teman dari sekolah lain dan harus mengantarkan sembako ke rumah warga. Kami hanya diberitahu RT tempat tinggalnya dan nama penerima. Kami pun bersusah payah di tengah hujan mengetuki setiap rumah yang kami lewati untuk menanyakan alamat. Setelah selesai kami dibagi menjadi 5 kelompok besar dimana masing-masing kelompok anggotanya 1 orang dari setiap sekolah yang hadir. Kelompok ini dibuat untuk mempersiapkan pesta rakyat pada hari ke-2. Saya masuk ke dalam tim konsumsi dan harus selalu menyiapkan konsumsi sebelum makan.
Esok paginya, kami berolahraga lalu langsung mandi dan packing. Setelah itu kami mengikuti seminar “Bertugas untuk Negara” oleh Kak Audrey. Kak Audrey adalah salah seorang paskibraka dari PENABUR yang pernah bertugas di istana negara. Lalu kami makan dan bersiap-siap untuk pergi ke lokasi lain yaitu Desa Ci. Perjalanan dari Villa AJ ke sana sekitar 30 menit. Kami pergi menggunakan angkot. Sesampainya disana, kami harus berjalan kaki sekitar 20 menit di jalanan yang naik turun dan berliku-liku untuk mencapai tempat makan siang. Disana kami dipesan untuk tidak mandi karena air yang ada terbatas. Karena saya masuk ke dalam tim konsumsi, setelah makan saya harus menyiapkan konsumsi untuk anak-anak yang mengikuti game sebelum pesta rakyat sebanyak 180 bungkus. Setelah game selesai, kami masing-masing langaung menuju ke rumah warga yang akan kami tinggali semalam. Malamnya, pesta rakyat pun dimulai. Aktivitas saat pesta rakyat adalah menonton film “Laskar Pelangi”. Saya sebagai tim konsumsi harus menyediakan bakso sebanyak kurang lebih 1000 mangkuk. Saya pun mual melihat dan mencium banyaknya makanan yang ada. Tetapi, saya pun bisa menghabiskan bakso yang ada setelah pesta rakyat selesai.
Pada hari terakhir, kami berbelanja untuk rumah yang kami tinggali. Setelah memberikannya, kami langsung mengikuti sesi “22 Jam Kehidupanku” yang dibawakan oleh Pak Pendeta Rinto. Lalu kami lun makan siang dan kembali ke Villa AJ untuk pulang ke sekolah masing-masing. Selama di LC ini, saya mendapatkan banyak manfaat. Saya dan teman-teman juga dididik secara karakter yaitu mandiri, bertanggung jawab, disiplin, berani, mau berbagi dan masih banyak lagi. Saya berterimakasih karena sudah diberi kesempatan untuk mengikuti LC 2017.
LC 2017! YES! YES! YES!!!

By. Marion Alberta (Kelas 8B)